oleh

Dinas LHK Kalbar Optimalkan Pengawasan Hutan melalui Sistem Digital SMART SF

KALBAR.SIN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat resmi mengadopsi sistem pemantauan digital berbasis SMART SF (Spatial Monitoring and Reporting Tool – Smart Forestry). Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan efektivitas monitoring, evaluasi, serta perlindungan kawasan hutan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Wilayah Kalimantan (Banjarbaru), E. Nopriadi, S.Hut., M.T., menjelaskan bahwa teknologi ini dirancang untuk mengintegrasikan data lapangan secara digital, sehingga proses evaluasi kerja dapat berjalan lebih cepat dan akurat.

Baca Juga  Target Pemerintah Perencanaan Pembangunan Harus Cetak Teknolog Handal

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas LHK Kalbar, Ir. H. Adi Yani, M.H., menegaskan bahwa aplikasi digital ini akan menjadi tolok ukur utama dalam pengawasan lapangan. Petugas di tingkat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) akan menggunakannya untuk memetakan titik rawan, mencatat waktu kejadian secara real-time, serta melindungi ekosistem penting. kegiatan ini diikuti oleh seluruh UPT KPH se-Kalimantan Barat. Kepala UPT KPH Wilayah Sintang Timur Reza Afrizal, S.Pi.,ME juga turut mengikuti secara langsung kegiatan ini serta satu orang Staff UPT KPH Sintang Timur yang membidangi  SMART SF saudara Deddy Fahmi Firdaus, S.Hut.

Baca Juga  Kasus Wartawan Dipukuli Polisi, Ketua PWI Sultra Sarjono Angkat Bicara

News Feed