KALBAR.SIN.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Sintang Timur bekerja sama dengan Puskesmas Sungai Durian menggelar pemeriksaan kesehatan gratis pada Senin, 31 Agustus 2026. Langkah krusial ini dilaksanakan langsung di kantor UPT KPH Wilayah Sintang Timur guna memastikan kondisi fisik seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan personel Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) tetap prima. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan kondisi fisik umum serta potensi gangguan pernapasan mengingat ancaman paparan polusi udara yang kian meningkat di wilayah tersebut.
Pelaksanaan cek kesehatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi cuaca ekstrem akibat kemarau panjang yang memicu maraknya kebakaran hutan dan lahan di berbagai titik Kabupaten Sintang. Situasi ini berdampak pada timbulnya kabut asap yang sangat pekat dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya para petugas lapangan. Personel Brigade Dalkarhutla yang terus berhadapan langsung dengan kobaran api dan paparan asap memerlukan pemantauan medis secara berkala agar tidak mengalami gangguan kesehatan serius saat menjalankan tugas pemadaman di lapangan.
Jajaran UPT KPH Wilayah Sintang Timur menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada tim medis Puskesmas Sungai Durian yang telah berkenan hadir menjemput bola melakukan pemeriksaan di kantor KPH. Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan kestabilan fisik para pegawai dan anggota brigade dapat terus terpantau dengan baik. Kesiapsiagaan personel di tengah krisis kabut asap menjadi prioritas utama agar upaya penanggulangan bencana karhutla di daerah tetap berjalan secara optimal dan terukur.
Pihak UPT KPH Wilayah Sintang Timur mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan di tengah kepungan kabut asap saat ini. Masyarakat diharapkan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko penyakit saluran pernapasan, serta secara aktif berpartisipasi dalam mencegah terjadinya penambahan titik api. Kesadaran bersama untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan dan mengembalikan kualitas udara bersih di Kabupaten Sintang.(***)











