oleh

Ekonomi Kalimantan Barat Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan II 2026

KALBAR.SIN.CO.ID – Perekonomian Kalimantan Barat pada Triwulan II (April – Juni) Tahun 2026 yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp90.105,79 miliar, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp44.846,80 miliar.

Secara year-on-year Ekonomi Kalimantan Barat triwulan II Tahun 2026 terhadap triwulan II Tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,61 persen (y-on-y) . Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi didorong oleh Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh sebesar 12,71 persen . Sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Perusahaan yang terkontraksi sebesar 1,15 persen.

Baca Juga  Ribuan Massa Perempuan Gelar Aksi Damai :Tolak Produk Pro Israel..!!

Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 17,55 persen dan pertumbuhan terendah terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 2,08 persen.

Secara quartal-to-quartal Ekonomi Kalimantan Barat triwulan II-2026 terhadap triwulan I-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 1,43 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Konstruksi yang tumbuh sebesar 9,47 persen dan pertumbuhan terendah terjadi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang mengalami kontraksi sebesar 5,18 persen.

Baca Juga  Meriahkan HUT ke-7, SMSI Sultra Gandeng PMI Gelar Donor Darah

Sedangkan dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dialami Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai komponen pengurang sebesar 32,55 persen dan pertumbuhan terendah terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang terkontraksi sebesar 7,15 persen.

Struktur ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan II-2026 didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 20,96 persen, Industri Pengolahan 16,27 persen, Perdagangan Besar dan Eceran dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 14,31 persen, dan Konstruksi 12,63 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT), yaitu sebesar 48,24 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,69 persen, dan Ekspor Barang dan Jasa sebesar 20,75 persen.

Baca Juga  HPN 2023: Ekspedisi Geopark Kaldera Toba SMSI Disambut Puluhan Becak BSA Siantar

Pada tingkat Nasional, ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 secara year-on-year tumbuh sebesar 5,29 persen , dan secara quartal-to-quartal tumbuh sebesar 3,73 persen.

News Feed