KALBAR.SIN.CO.ID – Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah X Pontianak sukses memfasilitasi Kegiatan Bimbingan Teknis dan Uji Kompetensi Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Bidang Hasil Hutan Bukan Kayu (GANISPH HHBK). Acara ini berlangsung selama tiga hari, pada 21–23 Juli 2026, bertempat di Hotel Alimoer, Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
Pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta profesionalisme para tenaga teknis dalam mengelola potensi hasil hutan non-kayu—seperti madu, rotan, damar, dan komoditas lokal lainnya—secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan hasil hutan bukan kayu yang lebih tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan kompetensi yang memadai, tenaga teknis diharapkan mampu mendukung pemanfaatan potensi hutan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Selain pembekalan materi, peserta juga mengikuti uji kompetensi untuk mengukur pemahaman dan kemampuan teknis yang telah diperoleh selama kegiatan. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengakuan atas kompetensi tenaga teknis sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola hasil hutan bukan kayu.
Melalui kegiatan ini, BPHL Wilayah X Pontianak berharap semakin banyak tenaga teknis yang memiliki kompetensi dan integritas dalam mendukung pengelolaan hutan lestari. Penguatan sumber daya manusia dinilai penting untuk memastikan potensi hasil hutan bukan kayu dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus tetap terjaga keberlanjutannya.











