oleh

Karhutla di Desa Tertung Berhasil Dipadamkan, Lahan Gambut 5 Hektar Terkendali

KALBAR.SIN.CO.ID – Tim gabungan UPT KPH Wilayah Sintang Timur bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Desa Tertung (Jerora 2), Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang. Kebakaran terjadi pada lahan gambut seluas kurang lebih 5 hektar dan sempat mengancam area di sekitarnya. Berkat respons cepat tim di lapangan, seluruh titik api saat ini telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Baca Juga  Suku Dayak Tamambalo Perbatasan Merilis Buku Adat Tradisi

Kebakaran tersebut melanda area penggunaan lain (APL) yang ditumbuhi vegetasi berupa semak belukar dan pepohonan. Kondisi lahan gambut yang memiliki potensi mudah terbakar membuat proses pemadaman dilakukan secara cepat dan menyeluruh untuk mencegah api meluas. Setelah api berhasil dikendalikan, tim juga melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali menyala.

Baca Juga  Sekda Aceh Terima SMSI Award 2023 Sebagai Birokrat Berdedikasi dan Berintegritas

Berdasarkan informasi awal dari warga setempat, dugaan sementara pemantik api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, informasi tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan mengenai penyebab kebakaran. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

Baca Juga  Jenderal Dudung Tepat Jadi Role Model Kepemimpinan di Tubuh TNI, Membaur dan Memihak Bawahan

UPT KPH Wilayah Sintang Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki lahan gambut dan vegetasi mudah terbakar. Masyarakat juga diminta tidak membuang benda yang dapat memicu api secara sembarangan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap atau titik api di sekitar lingkungan mereka.

News Feed