KALBAR.SIN.CO.ID – Tiga murid yang tergabung dalam CogniNova Team Madrasah Aliyah (MA) Riyadlotut Thalabah Sedan lolos ke babak final B-BRAVE tahun 2026.
B-BRAVE atau BRIN Bootcamp For Research Ability and Visionary Exploration adalah kompetisi bidang penelitian yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Tiga murid tersebut adalah Faza Fauzan Adzima, Muhammad Yashtovy Hilman dan Zaka Fahmi Makarim. Dengan guru pembimbing Khusna Mardhiyah.
Tim CogniNova adalah satu dari tujuh peserta se-Indonesia yang lolos sebagai finalis B-BRAVE untuk bidang sosial. Dalam kompetisi ini, Faza dkk mengusung tema Biodiversitas yang relevan dengan program Ekoteologi Kementerian Agama.
Faza bercerita, tim ini awalnya berkirim 43 proposal ke BRIN. Tapi yang disetujui hanya satu, yaitu proposal penelitian yang berjudul Pengembangan model pembelajaran VERA-Bio berbasis verifikasi informasi kecerdasan buatan untuk meningkatkan literasi biodiversitas dan perilaku konservasi Sekolah Menengah Atas.
Menurut Faza, penelitian ini bertujuan untuk meneliti kesadaran murid MA Riyadlotut Thalabah terhadap perilaku menjaga lingkungan (konservasi lingkungan). Rujukan kesadaran adalah literasi AI yang diverifikasi dengan buku-buku atau sumber literasi yang valid. “Dalam penelitian ini, kami menggunakan sistem VERA yaitu Verifikasi, evaluasi, refleksi dan aksi,” kata Faza di Rembang, Jumat (18/9/2026).
Faza menjelaskan, dalam penelitian ini, tim dipandu oleh pembimbing Khusna Mardhiyah. Ia dan rekan-rekannya mengambil subyek penelitian yaitu 50 siswa dan AI sebagai sumber referensi siswa.
“Anak-anak hanya diberi waktu 1,5 bulan untuk proses pengerjaan laporan penelitian. Akhirnya selesai juga laporan setebal kurang lebih 400 halaman,” jelas Khusna.
Pihaknya mohon doa restu dari seluruh warga Rembang, agar bisa lolos di final yang akan berlangsung pada 21-24 September di BRIN KST Cibinong dan Jakarta Pusat. “Mohon doanya semoga kami bisa mendapatkan hasil terbaik di kompetisi nanti,” ucapnya.(***)

